APAKAH PALESTINA – ISRAEL ADALAH KONFLIK AGAMA?

Palestine

0leh Hendra Hendarin
*Islam adalah agama yang paling banyak penganutnya di Israel

Silahkan nilai sendiri, saya hanya menyuguhkan sebagian kecil data yang saya anggap relevan (Tulisan ini bersumber dari berbagai literatur yang saya anggap situs bonafid, jadi bukan opini atau argumentasi dari saya pribadi; seluruh nama, tokoh, figur, bagi anda yang hendak mengkonfirmasi, silahkan Google, ada banyak sumbernya di sana)

ISRAEL
———–
Negara Israel tidak semuanya memiliki penduduk orang Yahudi. Jumlah Yahudi di Israel adalah sekitar 75% (sekitar total 6 juta jiwa).

Sisanya adalah berbagai suku dan bangsa, namun yang paling dominan adalah Arab, yakni sekitar 21%. Dari jumlah tersebut, orang Arab yang beragama Islam adalah sekitar 18%.

Jadi jika anda pergi ke pasar di Israel, maka dari sepuluh orang yang anda jumpai, kemungkinan dua orang dari sepuluh orang itu adalah Muslim. (Kemungkinannya lebih besar daripada seorang Muslim di Indonesia bertemu dengan, seorang Nasrani – yang jumlahnya di Indonesia hanya sekitar 10%. Sedang Kristen di Israel jumlahnya hanya sekitar 2%)

Lalu apakah Yahudi di Israel lantas menganiaya Muslim yang dijumpainya tersebut? Tidak, jika tak ada persoalan pribadi. Bahkan Muslim di Israel adalah bagian yang paling penting dan dominan diantara agama lainnya di Israel.

JIKA Judaisme (keyakinan dogma rata-rata bangsa Israel) tidak dianggap sebagai agama, maka ISLAM ADALAH AGAMA TERBESAR DI ISRAEL.

PEJUANG MUSLIM ISRAEL
—————————————-
Bagaimana contohnya bahwa Muslim adalah kaum yang paling penting di Israel selain Yahudi?

Dalam perjuangan pendirian Negara Israel, ada banyak kelompok Muslim yang membantu berjuang, sebagian besar dari mereka turut menjadi militer yang berjuang bagi kepentingan kemerdekaan Israel.

Beberapa kelompok Muslim utama yang menjadi militer dan membantu perjuangan pendirian Negara Israel adalahutamanya:
1. Suku Circassian, yang beragama Islam Sunni;
2. Suku Badawi yang jumlahnya sekitar seperempatnya dari seluruh bangsa Arab yang tinggal di Israel
3. Suku Druze, yang menganut suatu cabang dari Islam Syiah.

Latar belakang pemikiran mereka membantu Israel (selain karena mereka juga adalah warga negara Israel) adalah karena konon MENURUT TAFSIRAN MEREKA (bukan saya), di Al-Qur’an terdapat ayat yang menyebutkan bahwa Yahudi diberikan hak untuk tinggal di wilayah itu, yang mereka istilahkan dengan ‘tanah perjanjian’.

TOKOH MASYARAKAT MUSLIM ISRAEL
———————————————————–
Selain itu, tokoh-tokoh Muslim di Israel juga banyak. Dari sekian banyak itu, beberapa contohnya adalah:
1. Ghaleb Majadele, yang menjabat menteri Ilmu Pengetahuan, Budaya dan Olahraga Israel
2. Taleb el-Sana, seorang politisi dan pengacara yang juga merupakan anggota Badan Legislasi (setingkat MPR di Indonesia) yang menjabat paling lama di Israel, baru berhenti tahun 2013 kemarin. Ia berasal dari suku Badawi. Selain itu masih banyak Badan Legislatif Israel yang Muslim.
3. Ahmad Tibi, anggota Legislatif yang juga adalah ketua salah satu di Israel Parpol.
4. Abdel Rahman Zuabi, seorang anggota komite Peradilan Tertinggi Israel (setingkat Mahkamah Agung di Indonesia)
5. Hussniya Jabara, wanita Muslim pertama yang menjadi Anggota Badan Legislatif Israel.
6. Rana Raslan –Miss Israel 1999

Yahudi tak hanya di Israel, namun tersebar di banyak belahan bumi lainnya; utamanya Eropa dan Amerika. Di Inggris terdapat suatu organisasi Yahudi yang bergerak dalam dukungan terhadap Palestina, namanya adalah Jews for Justice for Palestinians (JfJfP).

PALESTINA
—————-
Palestina berpenduduk Muslim sekitar 75%, dan Yahudi 17%, sekitar sebaliknya dari komposisi di Negara Israel. Seperti Muslim yang membantu perjuangan Israel, maka di Palestina juga banyak Yahudi yang membantu perjuangan Rakyat Palestina.

Tak hanya Yahudi, di Palestina juga banyak masyarakat yang memiliki agama dan keyakinan lain, terutama Kristen. Sangat banyak tokoh Palestina yang Nasrani, diantaranya adalah mendiang Istri Yasser Arafat, yakni Suha Tawil Arafat. Almarhum Yasser Arafat adalah tokoh dan simbol perjuangan Palestina yang paling gigih dan panjang berjuang untuk mendirikan Negara Palestina. Ia adalah ketua PLO, Organisasi Pembebasan Palestina, dan juga ketua Fatah, organsisasi di bawah PLO yang paling dominan.

Anggota PLO yang anggotanya kedua paling dominan adalah The Popular Front for the Liberation of Palestine (PFLP) – Organisasi militant sayap kiri yagn beraliran komunis yang berkiblat ke Rusia.
Sedangkan anggota ketiga terbesar PLO adalah The Democratic Front for the Liberation of Palestine (DFLP), yang beraliran Komunis lebih ke Cina, yakni Maoist.

Selain PLO, yang saat ini lebih dominan dalam memperjuangkan Palestina adalah dari kelompok saingannya, yakni Hamas, yang merupakan kelompok Islam Fundamentalis, yang dianggap Teroris oleh beberapa Negara Eropa, Amerika dan Jepang.

Hamas sendiri terlibat persaingan politik, termasuk konflik peperangan dengan Fatah; dua kelompok berbasiskan Islam yang perang berebut pengaruh di Palestina.

Berbeda dengan PLO yang lebih diplomatis, Hamas lebih “berbicara dengan roket”. Banyak sumber mengutip bahwa roket yang ditembakkan oleh Hamas ke Israel jauh lebih banyak daripada roket yang ditembakkan Israel ke Jalur Gaza (dimana Hamas terkonsentrasi). Namun Israel memiliki senjata radar anti roket, sehingga tak banyak roket yang mampu mencapai wilayah Israel.

KESIMPULAN
——————–
Israel tak hanya berisi bangsa Yahudi, namun juga bangsa dan suku lain. Selain Yahudi, bangsa terbesar kedua di Israel adalah Arab, dan agama terbesar adalah Islam (jika Judaisme tidak dianggap sebagai agama). Banyak kelompok muslim berperan besar dalam perjuangan mendirikan Negara Israel; dan banyak tokoh muslim yang terlibat dalam struktur kepemerintahan di Israel.

Tak seluruh Palestina adalah warga Muslim, perjuangan kemerdekaan Palestina merupakan perjuangan dari berbagai suku, ras dan agama dan aliran ideologi-politik.

Jika anda berpendapat bahwa konflik Palestina – Israel adalah konflik politik dan perebutan wilayah semata, bukan konflik agama, maka, silahkan bagikan status ini, supaya bangsa kita tidak keliru paham.

Jika Muslim Indonesia membela Palestina dan Kristen Indonesia lebih pro pada Israel (padahal Kristen di Israel hanya 2%), maka bangsa kita juga menjadi ikut-ikutan konflik.

***
Catatan :

Gambar pada status adalah bukan gambar tentang kekerasan, tapi gambar lucu. Yakni gambar seorang bayi sakti mandraguna yang sampai membutuhkan tiga orang tentara untuk mengepungnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s