Fasisme, Fanatisme, dan Awamisme di Mata Awam

Fasisme menjadi mengerikan karena pada prakteknya sering menggunakan berbagai cara yang cenderung militeristik, dengan melakukan tindakan represi dan kekerasan untuk mengacaukan situasi demi mendapat kekuasaan politik. Fasis menghalalkan pembunuhan orang-orang yang berbeda secara pandangan atau berbeda dalam hal apapun, penculikan orang-orang yang dianggap mengganggu stabilitas, penghilangan orang-orang yang dituduh subversif, dan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan prinsip dasar hak asasi manusia (HAM).

Dedo Dpassdpe

fasis

Pada sebuah pertandingan sepakbola di Januari 2005 antara Lazio melawan Roma, seorang penyerang Lazio membuat gempar setelah ia mencetak gol pertama dalam kemenangan 3 – 1 Lazio atas Roma. Adalah Paolo Di Canio, seorang yang sebelum menjadi pemain sepakbola profesional, merupakan seorang fans fanatik garis keras Lazio. Ia menjadi bahan pembicaraan banyak orang setelah aksi selebrasi golnya ke arah tribun Curva Nord ditengarai mirip dengan fascist salute ala pemimpin Partai Nazi dari Jerman, Adolf Hitler.

Di Canio lahir dan tumbuh di lingkungan kelas pekerja di kota Roma, Italia. Ia tumbuh sebagai bagian dari suporter ultras Lazio yang keras, fanatis, dan begitu membenci lawannya. Jauh sebelum ia melakukan salam ala fasis pada selebrasi golnya ke Roma pada tahun 2005 tersebut, ia pernah merayakan satu-satunya gol pada pertandingan di mana ia mencetak gol perdananya pada salah satu dari lima partai derby yang disebut-sebut paling panas itu dengan berlari dan mengejek para suporter…

View original post 1,650 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s