Ir. Chay Asdak M.Sc., Ph.D Berharap Bisa Jadi Fulltime Researcher

[Unpad.ac.id, 3/07/2011] Unsur air dan tanah adalah salah dua dari empat unsur penting  yang bersemayam di bumi selain api dan angin. Keberadaan dan ketersediaan mereka dalam kondisi yang stabil, diyakini oleh Ir. Chay Asdak M.Sc., Ph.D, sebagai inti dari penyelesaian segala permasalahan yang sekarang secara luas dihadapi umat manusia. Hal itu pun yang akhirnya mendorongnya untuk memperdalam bidang Hidrologi hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Ir. Chay Asdak, MSc., PhD (Foto: Malikkul Shaleh)*

Keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan, dia tuangkan melalui pemikirannya dan dirangkum dalam berbagai penelitian dan karya-karya ilmiah. Semua yang dilakukannya itu hanya semata-mata untuk kepentingan orang banyak. Langkah akademik Chay Asdak dimulai dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 1981 kemudian berlanjut ke University of Minnesota, USA dan berakhir di Universityof Edinburgh, Inggris. Bidang hidrologi hutan adalah bidang yang digelutinya selama itu. Bidang yang menurutnya dekat dengan pengelolaan DAS yang sekarang menjadi fokus kajiannya.

Suksesnya itu kemudian diikuti dengan kesuksesan buku karyanya berjudul “Hidrologi dan pengelolaan DAS” yang rilis tahun 1995. Dibuku itulah pertama kali, Chay secara elaboratif dan komprehensif memaparkan buah pikirnya. Hingga sekarang bukunya telah dicetak ulang sebanyak lima kali.

“Buku ini saya susun ketika saya mengambil penelitian lapangan di Kalimantan Tengah dalam penyelesaian studi S-3 saya. Buku ini telah 5 kali dicetak ulang sampai dengan tahun 2010 kemarin karena banyak penambahan,” kenangnya.

Dengan ilmunya, Chay selalu memiliki gairah besar untuk menjadi seorang peneliti. Apalagi setelah empat tahun pernah menemani Prof. Otto Sumarwoto yang menjadi inspirator bagi Chay. Kini dirinya harus membagi waktu dengan kesibukan lain diluar meneliti, yaitu sebagai dosen di Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Unpad dan fasilitator di Kementrian Lingkungan Hidup (KLH), Bappenas, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) serta komunitas masyarakat yang peduli akan lingkungan.

“Saya diminta untuk mengoperasionalkan satu generasi terbaru dari pengelolaan lingkungan hidup yaitu Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang nanti akan dijadikan buku. Saya juga sebagai tim leader dalam implementasi KLHS di Bappenas. Diluar kedua itu saya juga memfasilitasi teman-teman di Kemenhut untuk meningkatkan kapasitasnya dalam pengelolaan DAS,” ujar pria yang pernah selama dua periode menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unpad.

Sebenarnya Chay tidak pernah bermimpi untuk menjadi dosen karena obsesinya adalah menjadi seorang fulltime researcher. Namun disayangkan dirinya harus merangkap menjadi dosen pengajar. Padahal menurutnya keberadaan fulltime researcher sangat dibutuhkan oleh Unpad yang memang berencana menjadi Research University.

“Di Indonesia masih jarang ada fulltime researcher jika dibandingkan negara-negara luar. Mereka selalu menjadikan research grand sebagai tolak ukur. Jadi, mau tidak mau, kualitas peneliti menjadi utama ketimbang jumlah mahasiswa,” tambahnya

Bagi Chay penelitian bukanlah perkara kepuasan pribadi, tapi lebih kepada tanggung jawab untuk setidaknya memberikan solusi bagi permasalahan masyarakat yang dinilainya sangat kompleks. Apa lagi berkaitan dengan persoalan lingkungan khususnya air dan lahan yang banyaknya bersumber dari manusia itu sendiri (masyarakat). Karakter masalahnya kompleks sehingga menuntut pendekatan yang multidisiplin sebagai sati kesatuan tidak secara parsial.

“Persoalan lingkungan adalah persoalan persepsi, jadi hanya perubahan persepsi yang akan membawa perubahan terhadap persoalan lingkungan. Penyelesaiannya pun tidak bisa secara terpenggal-penggal atau parsial. Saya, kita, serta universitas (Unpad) punya peran dan tanggung jawab besar akan hal itu,” pungkasnya. *

Laporan oleh: Malikkul Shaleh |  |  | eh*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s